Jembrana – Rangkaian Festival Semarak Jembrana 2026 semakin meriah dengan berbagai kegiatan seni, hiburan, budaya dan tradisi yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-131 Kota Negara, HUT ke-81 Republik Indonesia serta Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali.
Kepala Bidang Kesenian Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kabupaten Jembrana, I Putu Adi Arianto, S.Sn mengatakan, berbagai kegiatan telah dan akan berlangsung di sejumlah lokasi di Kabupaten Jembrana mulai 15 hingga 23 Agustus 2026. Agenda tersebut melibatkan seniman, komunitas, pelajar, masyarakat hingga desa/kelurahan se-Kabupaten Jembrana.
Menurut Adi Arianto, rangkaian kegiatan diawali dengan puncak perayaan HUT ke-131 Kota Negara pada Sabtu, 15 Agustus 2026, melalui pementasan kesenian dan hiburan di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno.
Selanjutnya, pada Minggu, 16 Agustus, masyarakat disuguhkan Parade Musik/Band Lokal Jembrana di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno. Pada hari yang sama juga digelar Lomba Gong Kebyar Anak-Anak antara Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Pekutatan yang berlangsung di Arda Candra Pura Jagatnatha Kabupaten Jembrana.
Kemudian pada Senin, 17 Agustus, digelar Pementasan Hiburan dan Kesenian Semarak Kemerdekaan di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno.
Memasuki Selasa, 18 Agustus, kemeriahan berlanjut dengan Parade Drumband bertajuk Jimbrawana Etnik Marching Festival yang mengambil lokasi di depan Kantor Bupati Jembrana. Pada malam harinya hingga Rabu, 19 Agustus, masyarakat dapat menikmati Pagelaran Musik Bambu di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno.
Di waktu yang sama, Lomba Gong Kebyar Anak-Anak juga terus berlangsung. Pada 18 Agustus mempertemukan Kecamatan Negara dengan Kecamatan Mendoyo, sedangkan pada 19 Agustus mempertemukan Kecamatan Melaya dengan pendampingnya di Arda Candra Pura Jagatnatha Kabupaten Jembrana.
Rangkaian berikutnya pada Kamis, 20 Agustus, diisi Lomba Baleganjur Tingkat SD dan SMA/SMK se-Kabupaten Jembrana. Kegiatan berlangsung di Arda Candra Pura Jagatnatha Kabupaten Jembrana.
Pada Jumat, 21 Agustus, digelar Lomba Baleganjur Tingkat SMP se-Kabupaten Jembrana dan Baleganjur Ngarep antar desa/kelurahan se-Kabupaten Jembrana. Malam harinya, masyarakat juga dapat menikmati Jembrana Sound Session Vol. 04 yang menghadirkan pergelaran musik, seni dan kreativitas di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno.
Memasuki Sabtu, 22 Agustus 2026, sejumlah agenda kembali digelar. Mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA berlangsung Lomba Penjor antar Desa se-Kabupaten Jembrana di sepanjang Jalan Ngurah Rai.
Pada sore hingga malam hari, tepatnya pukul 18.00–23.00 WITA, digelar Lomba Baleganjur Tingkat SMP se-Kabupaten Jembrana di Arda Candra Pura Jagatnatha. Sementara itu, pukul 20.00–23.00 WITA, masyarakat dapat menyaksikan Pementasan Wayang Cenk Blonk di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno.
Puncak rangkaian Festival Semarak Jembrana masih berlanjut pada Minggu, 23 Agustus 2026. Sejumlah kegiatan yang dijadwalkan antara lain Festival Makepung pada pukul 08.00–12.00 WITA di Sirkuit All in One, dilanjutkan Parade Budaya pukul 15.00–17.00 WITA sepanjang Jalan Ngurah Rai dengan stage utama di depan Pasar Umum Negara.
Malam harinya, mulai pukul 20.00–23.00 WITA, rangkaian festival ditutup dengan Pementasan Drama Gong Calonarang yang berlangsung di Stage Arda Candra Pura Jagatnatha Jembrana.
“Festival Semarak Jembrana 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat pelestarian seni dan budaya daerah sekaligus memberikan ruang bagi para seniman, pelaku seni, generasi muda dan masyarakat untuk menampilkan kreativitasnya”, jelas Adi Arianto.
Menurutnya, tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan seni, budaya dan tradisi Jembrana kepada masyarakat luas. Beragam kesenian tradisional seperti Gong Kebyar, Baleganjur, Wayang Cenk Blonk, Drama Gong Calonarang hingga tradisi Makepung dipadukan dengan pertunjukan musik dan kreativitas generasi muda.
“Dengan padatnya agenda hingga Minggu, 23 Agustus 2026, masyarakat Jembrana maupun wisatawan yang berada di wilayah Jembrana masih memiliki kesempatan untuk menyaksikan berbagai pertunjukan dan kegiatan budaya secara langsung”, imbuh Adi.
Festival ini sekaligus mempertegas semangat perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, HUT ke-131 Kota Negara dan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali melalui semangat kebersamaan, kreativitas serta pelestarian budaya lokal. (!)






