RSUD Negara Tidak Aman, Motor Pengunjung Raib Digondol Maling

banner 120x600

I Ketut Suprapta pria 58 tahun ini ibarat jatuh tertimpa tangga pula, Sebab, dirinya harus menerima nasib buruk ketika sedang menunggu istrinya yang sedang berusaha untuk melewati masa kritis, motor miliknya yang terparkir di halaman parkir RSU Negara raib digondol maling.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa pencurian sepeda motor (curanmor) Yamaha Nmax Nopol DK 6606 ZX terjadi di halaman parkir belakang RSU Negara Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara pada Selasa (21/2/2023) sekitar pukul 08.00 Wita.

Korban curanmor, I Ketut Suprapta (58) dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (21/2) membenarkan bahwa motornya telah hilang. Suprapta menceritakan, bahwa dirinya datang ke RSU Negara pada hari senin (20/2) sekitar pukul 20.00 Wita untuk menjaga istrinya yang sedang sakit (koma) dan dirinya memarkir kendaraannya di halaman parkir belakang RSU Negara.

“Benar motor Nmax saya hilang pagi tadi, Saya masih syok sekali, pikiran kacau, belum lagi istri sedang melawan sakitnya dan masih kritis,” Ujar Suprapta.

Sementara itu, Kapolsek Negara, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya kasus pencurian sepeda motor Yamaha Nmax dengan Nopol DK 6606 ZX di wilayah hukum Polsek Negara. “Ya memang benar telah terjadi kasus pencurian sepeda motor, dan saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” Jelasnya.

Dijelaskan, korban memarkir kendaraan di halaman parkir belakang RSU Negara pada 20 Februari 2023 sekitar pukul 20.00 Wita. Kemudian sekitar pukul 23.30 Wita, anak korban melihat motor tersebut masih terparkir pada tempatnya, dan pada hari Selasa 21 Februari 2023 sekitar pukul 08.00 Wita motor sudah tidak ada atau hilang.

“Korban hendak pulang dan mengambil sepeda motornya di area perkir ternyata sudah hilang. Korban dibantu anaknya kemudian mencari sepeda motornya di areal RSU Negara, namun tidak ditemukan,” papar Purnawasa.

“Atas kejadian tersebut korban kemudian melaporkan ke Polres Jembrana guna penyelidikan lebih lanjut. “Sudah dilaporkan, dan saat ini masih dilakukan penyelidikan, baik itu saksi-saksi serta bukti-bukti yang lainnya,” tutupnya. (!)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *