Oknum Pembuka Portal Upacara Nyepi di Bali Akhirnya Meminta Maaf pada Semua Pihak Terkait

banner 120x600

Buntut panjang atas ulah pembuka portal menuju ke Segara Rupek dan terkesan in toleransi saat hari raya Nyepi Tahun caka 194, akhirnya meminta maaf.

Menyikapi hal itu, Kapolsek Gerokgak Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana, S.St., memberikan ruang mediasi antara kedua belah pihak di Mapolsek setempat yang dihadiri Ketua PHDI Kecamatan Gerokgak dan Ketua FKUB Kabupaten Buleleng, Perbekel dan Kelian Adat Desa Sumber Kelampok, dan perwakilan pecalang Desa Adat Sumber Kelampok, KUA dan MUI setempat, unsur Forkopimcam setempat, beserta Bakesbang Poldagri Kabupaten Buleleng Kamis (23/3/2023).

Menurut Kapolsek, tujuan dilakukannya mediasi tersebut adalah untuk mencari jalan keluar terbaik guna menciptakan toleransi kerukuman beragama.
“Harapan kita bersama dengan mediasi ini akan memunculkan rasa kedamaian dan kekeluargaan. Agar perisriwa yang sama tidak terulang lagi,” ucap Sudarsana

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Buleleng H.Ali, mengharapkan permasalahan itu dapat diselesaikan dengan penuh kekeluargaan, guna menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan umat beragama.

Disampaikan H.Ali, bahwa terhadap 2 warga masyarakat yang diduga tidak menuruti perintah pecalang yakni Z dan MR juga telah menyampaikan permohonan maaf. Menurutnya tindakan yang dilakukan oleh dua warga muslim tersebut tidak bermaksud mengganggu pelaksanaan hari raya Nyepi.

Adapun ucapan maaf yang disampaikan Ketua MUI dan oknum Z dan MR. Menurut pihak bendesa Adat Sumber Kelampok dan Jro Putu Artana masih belum bisa memberikan keputusan perdamaian karena masih menunggu rapat dengan prajuru Adat dan kerta Desa, yang akan digelar nanti pada hari Jumat 24 Maret 2023.

Dengan adanya permintaan maaf dari ketua MUI dan juga dari Zaini dan Muhamad Rasyad, menurut H.Ali hasil rapat paruman nantinya akan disampaikan pada pihak Kepolisian dan FKUB Kabupaten Buleleng.

Ia pun menjamin toleransi umat beragama, khususnya antara kedua belah pihak tetap terjalin dengan baik. Khususnya, di Desa Sumber Kelampok Kabupaten Beleleng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *