Kecakapan Digital Modal Utama Kuasai Dunia

banner 120x600

Dengan Hastag Makin Cakap Digital, masyarakat Kota Kupang diajak terlibat langsung dalam kegiatan Workshop dengan tema, “Pentingnya Pengetahuan dan Kecakapan Dalam Menggunakan Media Digital” yang dilaksanakan di Hall Grand Mutiara, Jl. Timor Raya, Pasir Panjang, Kota Kupang, Selasa 30 Mei 2023.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta wawasan kepada masyarakat pengguna sosial media, para komunitas yang ada, dan juga para akademisi, di Nusa Tenggara Timur.

Dikemas secara menarik dengan menghadirkan tiga orang Narasumber, Ivan Raymon Rondo, Zakarias Y.M Therik/ Timmy Therik, Khemal  Andrias, disertai diskusi tanya jawab terbuka, antara narasumber dengan para peserta, ada kuis berhadiah serta souvenir cantik dari penyelenggara untuk semua peserta.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh, Plt. Kepala Dinas Kominfo, Provinsi NTT, Ir. Yandri Lasi, M.Si
Dalam.sambutannya Yandri menyebut, masyarakat NTT harus benar-benar menjadi masyarakat yang cerdas dalam mempergunakan media sosial, kapan dan di mana saja, kelompok masyarakat atau komunitas harus memahami akan pentingnya kecakapan digital di era modern sekarang ini.

Sementara itu Kadis Kominfo Kota Kupang, melalui Sekretaris Diskominfo Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, SSTP, MM
dalam sambutannya menegaskan, Pentingnya membangun sebuah ekosistem digital, ekosistem digital tersebut meliputi tiga hal yaitu infrastruktur, suprastruktur dan SDM.

” Pemahaman akan berbagai informasi di sosmed adalah hal utama dalam dunia digital, berbagai informasi menyesatkan hoax ujaran kebencian semua bisa dihindari apabila kita paham etika bersosial media, karena itulah penggunaan media sosial secara bijak menjadi sangat penting ” tegas Andre Otta sapaan akrab Sekdis Kominfo Kota Kupang ini.

Andre juga menambahkan bahwa, ” hari ini di Indonesia, dari 270 juta orang kurang lebih 78,15% dari survey 2023, itu pengguna internet Indonesia, pengguna sosmed dari jumlah tersebut sekitar 167 juta sekian, 92% dari 167 juta itu menggunakan WhatsApp, maka WhatsApp sekarang menjadi hal yang sangat potensial, kalau di dunia nyata dia ibarat tanah yang subur untuk bisa ditanam benih, namun harus diingat bahwa kalau kita tanam padi akan ikut juga tumbuh rumput, nah tugas dari Kominfo dan kita semua hari ini adalah untuk memisahkan mana yang rumput dan mana yang padi, sehingga kita bisa pastikan hal yang kita terima kita sampaikan, masyarakat yang lain bisa tahu mana yang baik dan mana yang buruk ” Tambahnya.

Masih menurut Andre, ” bahkan belakangan ada istilah No Viral No Justice, atau baru diviralkan lalu jadi atensi publik baru ada keadilan, ada beberapa contoh kasus yang bisa dilihat sebagai bentuk hal itu, maka dari itu kembali lagi kita sebagai masyarakat pengguna sosmed, harus benar-benar memahami cara menggunakan media sosial dengan baik dan bijak, ditengah era digital sekarang ini, oleh karena itu terimakasih apresiasi dari kami masyarakat Kota Kupang kepada Kementrian Kominfo RI dengan visi luar biasa Satukan Negeri, atas diselenggarakannya kegiatan Pekan Literasi Digital ini ” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *