Jembrana – Ribuan warga masyarakat memadati kawasan Perempatan Jalan, Jenderal Sudirman Kota Negara, Kabupaten Jembrana Provinsi Bali, pada Kamis, (12/3/2026), untuk menyaksikan pelaksanaan Parade Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Jembrana Tahun 2026, dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948.
Kegiatan Pemkab Jembrana, yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana ini, menjadi salah satu agenda budaya tahunan, yang selalu dinantikan masyarakat. Selain menjadi ajang kreativitas generasi muda, parade ogoh-ogoh juga merupakan bagian dari pelestarian tradisi, dan budaya Bali menjelang Hari Raya Nyepi.
Parade ogoh-ogoh tersebut, dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, dan unsur Forkopimda Kabupaten Jembrana. Di antaranya Bupati Jembrana, Wakil Bupati Jembrana, Kapolres Jembrana, Kepala Kejaksaan Negeri Negara, Komandan Kodim 1617 Jembrana, Ketua Pengadilan Negeri Negara, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, para Ketua Komisi DPRD Jembrana, Sekda Kabupaten Jembrana, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Inspektur Kabupaten, Sekretaris DPRD, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jembrana, para camat se-Kabupaten Jembrana, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Ketua PHDI Kabupaten Jembrana, Bendesa Madya MDA Kabupaten Jembrana, Ketua Pasikian Yowana Kabupaten Jembrana, serta Ketua Peradah Kabupaten Jembrana.
Sebelum acara seremonial dimulai, masyarakat disuguhkan dengan berbagai penampilan seni budaya. Di antaranya tetabuhan Kendang Mebarung yang dimainkan oleh 20 orang penabuh, dan tetabuhan Bungbung Gebyog dengan 14 orang penabuh.
Acara juga diawali dengan pementasan Tari Penyambutan dengan iringan Jegog yang dibawakan oleh Tari Putri Bambu dari Sanggar Pradnyaswari.
Usai pembacaan doa, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, SE, MM menyampaikan sambutannya, dimana menurutnya, parade lba ogoh-ogoh ini, tidak hanya menjadi ajang kreativitas generasi muda, tetapi juga merupakan wujud pelestarian adat, tradisi, serta budaya Bali yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Bupati Kembang Hartawan dalam sambutannya.
Setelah memberikan sambutan, Parade dan Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Jembrana Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, SE, MM bersama Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, ST, MT, didampingi jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda Jembrana, yang ditandai dengan pemukulan kulkul sebagai simbol dimulainya kegiatan parade.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, SE, MM, didampingi Kepala Bidang Adat, Tradisi dan Warisan Budaya, I Gede Suartana, SE, MM, selaku leading sektor kegiatan menjelaskan bahwa, pelaksanaan parade ogoh-ogoh ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah, dalam melestarikan nilai-nilai budaya sekaligus mendorong kreativitas generasi muda, di Kabupaten Jembrana.
Menurutnya, parade ogoh-ogoh juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan masyarakat, serta memperkenalkan kekayaan seni budaya daerah, kepada masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menjaga tradisi yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali, sekaligus memberikan ruang kreativitas bagi generasi muda untuk mengekspresikan seni dan budaya dalam bentuk ogoh-ogoh,” jelasnya.
Setelah acara pembukaan, Bupati Jembrana beserta jajaran dan undangan, kemudian menyaksikan secara langsung pelaksanaan Parade Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Jembrana Tahun 2026, yang diikuti oleh 15 penampilan Ogoh-Ogoh dari berbagai perwakilan sekaa teruna, dan komunitas pemuda di Kabupaten Jembrana, dan berlangsung meriah, disambut antusias oleh ribuan masyarakat, yang memadati sepanjang jalur Parade. (!)






