Rabies Virus Mematikan, Namun Bisa dicegah, Simak Berikut Pesan Kadis Peternakan NTT

banner 120x600

Kadis Peternakan Provinsi NTT, Yohana Lisapaly, didepan para awak media yang hadir dalam Jumpa Pers, di Lt I Gedung kantor Provinsi NTT, pada Jumat 23 Juni 2023, menjelaskan soal Bahaya yang dihadapi akibat merebaknya Virus Rabies dan langkah pencegahan yang harus dilakukan

Yohana menegaskan bahwa ada langkah yang sangat mudah dan murah untuk dapat menghindari meluasnya penyebaran virus rabies ini, menurut Yohana para pemilik binatang peliharaan khususnya anjing dapat mengikat atau mengkandangkan binatang peliharaannya tersebut, hal ini perlu dilakukan agar anjing itu tidak sampai berkeliaran dan bertemu dengan anjing yang telah terinfeksi oleh virus dan dapat terjadi proses penularan.

” Iya jadi saya harapkan agar para pemilik satwa yang berpotensi dapat menularkan rabies ini, dapat mengantisipasi dengan mengikat atau mengkandangkan hewan peliharaan tersebut, karena dengan diikat atau dimasukan dalam kandang maka potensi dia untuk bisa bertemu dengan binatang atau anjing yang telah terinfeksi sangat kecil kemungkinannya, lalu dia juga bisa dicegah dari resiko untuk gigit orang yang dapat membahayakan korbannya, karena itu saran kami kandangkan dan ikat, kemudian jangan lupa untuk diberikan suntikan vaksin Anti rabies ” tegas Yohana.

Masih menurut Yohana di Kabupaten Timur Tengah Selatan, terdapat 515 Korban gigitan anjing yang tercatat dan melaporkan, namun setelah dilakukan penelusuran ternyata tidak semuanya merupakan gigitan dari anjing yang terinfeksi rabies, saat ini telah dilakukan tindakan perawatan.

” Jadi ada sebanyak 515 laporan dari masyarakat yang menjadi korban dari gigitan anjing, namun setelah kami telusuri lagi dilapangan ternyata itu bukan akibat gigitan anjing rabies, memang ada yang karena gigitan anjing rabies yaitu hanya 4 kasus saja hingga saat ini, tapi saya tetap menghimbau agar masyarakat bilamana menemui adanya gejala-gejala, mengarah kepada ciri anjing rabies sebaiknya cepat menghindar, kalau terkena gigitan segera Cuci dengan air yang mengalir menggunakan detergen, selanjutnya cepat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. ” Tambah Yohana.

Sebenarnya virus rabies ini telah ada di 3 wilayah di NTT, yaitu Flores Timur, Lembata dan yang terbaru ditemukan di daratan Timor tepatnya di Kabupaten TTS.

” Jenis binatang yang masuk kategori HPR ini sebenarnya bukan cuma Anjing, tapi juga ada kucing, kelelawar dan kera.
Rabies ini memang virus mematikan namun seyogyanya bisa dicegah karena itu menjadi sangat penting memperhatikan langkah pencegahan sebelum terjadi ” pungkas Yohana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *