Menepis Isu Miring Desa Rawan, Inilah Cara Kades Dasan Lekong Cipta Kondusifitas

banner 120x600
Kades Dasan Lekong, Lalu Muh. Rajabul Akbar

Berbicara kriminalitas hampir setiap daerah di seluruh wilayah NKRI tidak pernah luput dari ancaman pelaku tindak kejahatan. Begitupula dengan bumi patuh karya Lombok Timur.

Adanya stigma masyarakat dan isu miring tentang adanya wilayah rawan, di beberapa wilayah di Lombok Timur, salah satunya Dusun Pancor Manis, Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia.

Menyikapi hal tersebut, Kades Dasan Lekong, Lalu Muh. Rajabul Akbar kepada wartawan mengatakan, selama menjabat sebagai Kepala Desa, hingga saat ini dirinya belum pernah mendengar kejadian pembegalan di wilayahnya.

Sejauh ini, pihaknya selalu menjalin koordinasi dengan Badan Keamanan Desa (BKD), Kepala Wilayah, Aparat Penegak Hukum setempat seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta semua elemen masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan.

Terkait isu miring yang berkembang menurutnya tidak menutup kemungkinan dihembuskan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Ia pun tidak menapikan disetiap wilayah tidak pernah luput dari yang namanya kriminalitas misalnya narkotika yang merambah kalangan remaja dan sangat sulit dideteksi tanpa adanya sinergi dengan aparat penegak hukum.

Lebih jauh disampaikan pegiat sampah yang tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Sampah dan Bank Sampah Nusantara (Perbanusa) tersebut. Untuk meminimalisir hal hal negatip. Khususnya dikalangan pemuda setempat. Berbagai kegiatan positip tseperti giat olahraga, gotong royong, takbiran sekali setahun dan kegiatan positip lainnnya.

“Pemuda adalah harapan bangsa, jika pemuda hancur maka hancur pula negara ini, mereka harus kita kelola dengan baik dan kita arahkan pada kegiatan positip,” ujarnya pada, (2/2/2023).

Rajabul Akbar optimis, sinergitas semua elemen masyarakat, paling tidak akan bisa meminimalisir setiap permasalahan yang ada dengan cara duduk bersama dengan semua elemen masyarakat untuk mencari solusi terbaik.

Sementara itu, Kepala Wilayah Dusun Pancor Manis, H.Muhammad Taufik, dan membantah adanya begal diwilayahnya, kepada awak media ia meluruskan predikat negatip yang selama ini berkembang di wilayahnya. Khususnya, jalan Dusun Pancor Manis menuju Desa Paokmotong Kecamatan Masbagik.

Meskipun ia tidak menapikan adanya kriminalitas seperti asusila dan lain sebagainya. Krawanan tersebut menurutnya karena dipicu oleh lingkungan yang sepi karena minimnya lampu penerang jalan.

Ia pun berharap kepada para pemangku kebijakan dan instansi terkait untuk memberikan penerangan jalan di beberapa titik rawan. Diantaranya, Jalan Gapura Denggen menuju Dusun Bagek Pituk untuk meminimalisir terjadinya hal hal yang tidak diinginkan.

“Kita ingin meluruskan isu miring yang selama ini terjadi, dan berharap pada semua masyarakat untuk lebih bijak dan tidak menelan mentah mentah setiap isu yang berkembang di masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *