Ketua BANN Dan Sekertaris BANN DPD Jawa Barat Audensi Ke Smk Yadika 8 Untuk Pembahasan Kerja Sama Terkait Penyuluhan Narkoba

banner 120x600

Audensi ke Smk Yadika 8 Bertempat di jln.H.jampang no 91,jatimulya,tambun selatan, kabupaten bekasi provinsi Jawa barat.BANN (Badan Anti Narkoba Nusantara) Peduli Bangsa sebagai lembaga penggiat anti narkoba yang salah satu programnya adalah Sekolah Bersih Narkoba (Sekolah Bersinar).

Hal ini di sampaikan oleh ketua DPD BANN( Badan Anti Narkoba Nusantara) Jawa Barat Dan sekertaris daerah jawa barat BANN sebagai peran aktif BANN dalam ikut mensukseskan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika tahun 2020-2024 (P4GN), Selasa(31/01/2023).

Tujuan utama kegiatan Audensi ini adalah memberikan informasi yang sangat penting akan bahaya narkoba kepada para guru, siswa dan Komite Sekolah. Melalui kegiatan Audensi ini BANN berupaya memberikan wawasan dan juga pemahaman khususnya di lingkungan sekolah/pendidikan tentang bahaya narkoba apabila disalahgunakan.

BANN mengajak semua komponen masyarakat khususnya bidang pendidikan untuk bersama menciptakan generasi penerus bangsa bersih dari nakoba. Dalam hal ini sekolah bekerjasama dengan guru-guru dan Komite Sekolah yang secara terus-menerus memberikan informasi dan pemahaman akan bahaya narkoba kepada para siswa dan orangtuanya.

 Ketua DPD BANN (Badan Anti Narkoba Nusantara)Jawab Barat menyapaikan kepada pihak kepala sekolah SMK YADIKA 8 pak Hosea panjaitan,s.pd.m.m dan wakil kepala sekolah pak Husni Thambrin S.Kom  Kemasyarakatan angka penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar adalah sebesar 24%, di mana pelajar merupakan penerus bangsa.

Ada 3 faktor remaja/pelajar rentan terjerat narkoba yaitu,

1.Faktor keluarga disebabkan kurangnya pehatian orangtua dan jarangnya komunikasi antara anak dan orangtua sehingga anak cenderung berkomunikasi di luar rumah dengan teman sebaya.

2.Faktor individu anak yang cenderung menutup diri terhadap permasalahan yang akan menimbulkan dampak putus asa akan dirinya. Dan

3.Faktor lingkungan dimana lingkungan di luar rumah lebih rentan untuk anak hal-hal yang negatif karena kurangnya pengawasan dari orangtua.

Menyikapi hasil survey Audensi tersebut dan dengan adanya Rencana Aksi P4GN kegiatan Penyuluhan Sekolah Bersinar akan dilakukan terus menerus di lingkungan sekolah baik SD, SMP, SMA/SMK dengan melibatkan guru-guru dan Komite Sekolah. Guru-guru akan mengawasi dan menginformasikan bahaya narkoba, sedangkan Komite Sekolah akan terus menginformasikan kepada para orangtua akan bahaya penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan Penyuluhan Sekolah Bersinar ini merupakan hasil kerjasama BANN (Badan Anti Narkoba Nusantara) dengan BNNK Jakarta Timur,BNNP Provinsi jawa barat,serta instansi pemerintah

Giat ini bertema “Dengan semangat terus meningkatkan  pendidikan yang berkualitas kita wujudkan sekolah bersinar“. Dengan upaya ini sangat memungkinkan tercapainya maksud dan tujuan kita untuk mewujudkan Sekolah Bersinar.

Acara tersebut akan di laksanakan dalam waktu dekat ini

Ketua DPDBANN (Badan Anti Narkoba Nusantara)JAWA BARAT mengatakan, bahwa anak-anak akan diberikan pemahaman terkait bahayanya narkoba serta akan terus berkunjung ke sekolah-sekolah untuk kegiatan penyuluhan serta memperkenalkan BANN (Badan Anti Narkoba Nusantara). pungkasnya.

Penulis: AdeEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *