Jelang Tumpek Landep, Babinsa Pantau Pasar Tradisional

Keterangan Foto : Jelang Tumpek Landep, Babinsa Pantau Pasar Tradisional
banner 120x600

Guna meningkatkan jalinan Komunikasi Sosial dengan warga yang berprofesi sebagai Pedagang di wilayah binaannya, dan mengecek serta memantau stabilitas harga Sembakon sekaligus mengetahui situasi dan kondisi keamanan di desa binaan menjelang raine tumpek landep.

Dalam hal ini, Babinsa Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli, Pelda I Wayan Sujana melaksanakan pemantauan harga sembako sekaligus komunikasi sosial dengan warga binaan di Pasar Tradisional Bulan Palapa, Desa Landih, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Jumat (2/5/23).

Dalam kesempatan komsos tersebut Babinsa mengajak para pedagang agar selalu menjaga kebersihan, terlepas dari hal itu, hal yang terpenting sebagai Babinsa adalah memantau situasi keamanan, ketertiban, dan kebersihan pasar. sehingga masyarakat dan pedagang merasa aman, serta nyaman di saat bertransaksi jual beli di pasar.

“Keamanan dan ketertiban pasar harus kita jaga bersama, baik pedagang maupun pengunjung, mari sama-sama kita ciptakan keamanan dan kebersihan pasar kita ini” Jelas Babinsa.

Menurutnya, dengan adanya kepedulian tentang keamanan dan kebersihan, kegiatan jual beli dapat berjalan aman, lancar dan tertib serta para pengunjung semakin merasa nyaman untuk berbelanja dipasar ini, pungkasnya.

Di tempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Arh Sutrisno, S.Sos, mengatakan kegiatan komsos turun langsung kepasar sangat penting bagi Babinsa, supaya mengetahui kondisi dan situasi pasar sambil memonitor harga sembako,” ucapnya.

“Sembako merupakan komoditi mendasar yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk konsumsi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga, jangan sampai stoknya kurang atau tidak ada dan jangan pula harganya naik secara sepihak yang tidak sesuai dengan harga net dari ketentuan Pemerintah, ”tambahnya.

“Tujuan Babinsanya turun langsung ke lapangan ini sebagai upaya antisipasi dan cegah dini agar masyarakat merasa aman dan nyaman tanpa ada keluh kesah memikirkan harga Sembako,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *