Simak Berikut Pesan KASAD TNI AD, Dalam Vicon Terkait Program Percepatan Penurunan Stunting, yang dihadiri Dandim 1604/ KPG

banner 120x600

Letkol Inf Wiwit Jalu Wibowo (Dandim 1604/Kupang) mengikuti acara Vicon yang di pimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M.,sebagai Bapak Asuh Anak Stunting serta wujud kepedulian dan perhatian dukungan dari TNI dalam penanganan terhadap masalah stunting di wilayah Korem 161/WS khususnya Kodim 1604/Kupang, bertempat di Ds. Sumlili, Kec. Kupang Barat, Kab. Kupang, Selasa (25/07/2023)

Kegiatan di hadiri oleh Danrem 161/WS (Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M), Kasi Ter Kasrem 161/WS (Letkol Inf Augusto Moniz Lopez), Dandim 1604/Kupang (Letkol Inf Wiwit Jalu Wibowo), Dandenkesyah 09.01.04 Kupang (Letkol Ckm dr. Ramurti, M.A.R.S), Dantim Intelrem 161/WS (Mayor Inf M. Haryono), Pasi Komsos Korem 161/WS (Mayor Inf Sadiman), Wadan Denhubrem 161/WS (Mayor Chb. Jabenda Beli), Pasi Inteldim 1604/Kupang (Kapten Inf Donatus Jelatu), Kepala Kejaksaan Tinggi Kab. Kupang (Moh. Ilham, S.H.,M.H), Staf Ahli Bupati Kupang (Pandapotan Syalagan), Danramil 1604-06/Alak (Kapten Inf Alexs Maniliri), Dan Unit I Tim Intelrem 161/WS (Letda Inf I Made Witnyana Karnada), Pasiter Kodim 1604/Kupang (Kapten Czi Suprayitno), Kasat Binmas Polres Kupang (AKP Victor Saputra, S.H), Danramil 1604-07/Batakte (Letda Inf Alex Mahaklory), Pa Sandi Kodim 1604/Kupang Letda (Inf Marcelius Tobu), Dantim Sound Denhubrem 161/WS (Letda Chb. M Arkian), Ketua Majelis Jemaat GMIT Bethania Foe Neno (Pdt. Irene Benu Tulle, S.Th), Babinsa Jajaran Kodim 1604/Kupang, Kepala Desa Sumlili, Bpk. Yusael Ndoen, serta Warga masyarakat Desa Sumlili.

Sambutan dari Bapak Kasad yang intinya, “Program manunggal air bersih adalah pesan dari Bapak Presiden yang pertama harus mensejahterakan Rakyat Indonesia untuk membantu pemerintah daerah dan yang kedua mensejahterakan prajurit. Didalam 7 (Tujuh) perintah harian Kasad ada point yang lansung menyentuh hati Rakyat yang tertuang di point keenam dan ketujuh yaitu “Lakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI AD” serta “Tingkatkan sinergitas dengan Pemerintah, Polri dan komponen Bangsa lainnya dalam rangka menyukseskan program pemerintah”.

“Bahwa program manunggal air merupakan salah satu upaya yang di laksanakan oleh TNI AD dalam membantu rakyat. Karena di beberapa daerah di Indonesia masih banyak wilayah yang masih kekurangan air bersih. TNI AD akan menjadi garda terdepan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan ancaman yang mungkin timbul, dan kita ada di tengah-tengah rakyat untuk selalu siap bahu membahu membantu rakyat sehingga rakyat Indonesia akan menjadi kuat.” Tegas Kasad.

Acara tambahan Penyerahan secara simbolis Bantuan Nutrisi oleh Dandim 1604/Kupang dan Para Tamu Undangan kepada masyarakat Desa Sumlili. Dandim 1604/Kupang mengatakan, “Pemberian bantuan tersebut adalah wujud kepedulian TNI AD dan merupakan salah satu tindak lanjut perintah Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) untuk membantu pemerintah terutama dalam mengatasi permasalahan stunting. “Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis pada anak yang mempengaruhi tumbuh kembang dan kecerdasan si anak, Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir, akan tetapi kondisi stunting baru akan kelihatan saat usia anak sekitar dua tahun lebih,”Ucap Letkol Wiwit.

Ini merupakan program Nasional yang perlu kita dukung dan sukseskan bersama, semakin banyak pihak yang turut peduli maka angka anak stunting khususnya di wilayah Kabupaten Kupang ini akan semakin cepat menurun. “Semoga program bantuan ini dapat bermanfaat dan menambah asupan gizi yang baik dengan mendapatkan makanan tinggi protein yang dapat meningkatkan pertumbuhan fisik anak stunting, sehingga anak dapat tumbuh normal kembali dan tidak lagi masuk dalam katagori stunting”, pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *