Siapkan Tim Tangguh Lawan Stunting

banner 120x600

“Tim Pencegahan Stunting ini melibatkan berbagai pihak terkait di antaranya yaitu Puskesmas Oesapa dan Posyandu-posyandu yang ada di Kecamatan Kelapa Lima,”. Hal ini di sampaikan Camat Kelapa Lima, I Wayan G Astawa, S. Sos, MM, kepada tim media CMN (27/7/2023)

Orang nomor satu di Kecamatan Kelapa Lima ini menambahkan, tim yang di bentuk sudah aktif bekerja dengan melakukan berbagai upaya atau tindakan yakni seperti pendataan, penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan bayi balita. “Pencegahan di lakukan dengan mendata lewat RT-RW, lewat Posyandu, kita mendata anak-anak yang masuk dalam kategori gizi buruk, gizi kurang dan stunting. Menurut saya sebenarnya apabila anak sudah masuk kategori stunting kita akan kesulitan untuk merubah hal tersebut, jadi yang perlu kita jaga dan cegah yakni gizi buruk dan gizi kurang agar tidak menjadi stunting,” ujar Camat

“Sementara untuk Bayi balita yang sudah masuk kategori stunting kita aktif berikan pendampingan baik dengan makanan tambahan serta penyuluhan untuk keluarga-keluarga yang ada di Kecamatan Kelapa Lima, tambahnya lagi.

“Kita juga melakukan pendataan kepada ibu hamil dan anak-anak bayi balita yang gizi buruk dan gizi kurang. Setelah pendataan dan penimbangan kita lakukan intervensi dengan pemberian makanan tambahan serta selanjutnya kita aktif memberikan edukasi serta informasi agar berkonsentrasi terhadap kesehatan anak itu sendiri,” tegas Wayan

Selain itu untuk mengatasi masalah Stunting tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri, tapi harus ada kerjasama semua pihak, semua stakeholder maupun pihak lain yang memiliki tujuan yang sama yaitu perbaikan gizi anak dan menurunkan Stunting, karena itulah dibutuhkan peran bapa angkat

“Bapa angkat atau pihak ketiga banyak yang sudah membantu dengan memberikan makanan tambahan serta susu formula kepada bayi balita yang gizi buruk dan gizi kurang,” kata Wayan.

Selain melakukan berbagai upaya ini, tim pencegahan bersama Puskesmas juga aktif memberikan penyuluhan. “Penyuluhan yang di berikan meliputi bagaimana cara memasak yang baik dan benar dengan memanfaatkan tanaman-tanaman sekitar seperti kelor dan untuk asupan protein lainnya bisa menggunakan potensi yang ada di sekitar kita yakni seperti telur. Dalam hal ini kami juga sudah melatih semua Posyandu di Kecamatan Kelapa Lima untuk memasak makanan yang sehat, bergizi dan berimbang guna di berikan kepada bayi balita yang berpotensi stunting,Wayan juga berharap masyarakat bisa lebih meningkatkan kualitas pola hidup sehat agar bisa mencegah stunting dan dirinya juga berharap semakin banyak pihak yang terlibat membantu bersama-sama dengan pemerintah mencegah dan menangani stunting, maka upaya Pemerintah Kota Kupang dalam menurunkan angka Stunting akan lebih baik lagi.” Pungkas Camat yang dikenal humanis dan selalu ramah kepada siapa saja ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *