Seorang Pria Di Jembrana Nekad Mengakhiri Hidup Diduga Masalah Ekonomi

Keterangan Foto : Seorang Pria Di Jembrana Nekad Mengakhiri Hidup Diduga Masalah Ekonomi
banner 120x600

Diduga akibat masalah ekonomi seorang pria berinisial Kade S (39), warga yang tinggal di wilayah kecamatan Negara ini ditemukan meninggal dunia setelah menggantung diri di kamar mandi rumahnya, Rabu 28 Juni 2023.

Dari informasi yang diperoleh dari media lainnya, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WITA. Kapolsek Negara, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut. Kejadian itu pertama kali diketahui oleh saksi, Ni Komang S (60), yang sedang mengambil buah kelapa di kebun sebelah timur rumah korban. Sekitar 10 menit setelahnya, saksi kembali ke rumah dan merasa curiga karena melihat sandal korban terletak di depan pintu kamar mandi.

“Saksi mencoba memanggil korban, namun tidak mendapatkan jawaban. Kemudian, dia meminta bantuan saksi lain, I Gede B (45), untuk memastikan keberadaan korban di dalam kamar mandi,” terang Kapolsek.

Setelah membuka pintu kamar mandi, saksi berdua terkejut melihat korban tergantung pada kayu lambang kamar mandi dengan menggunakan tali plastik warna biru. Korban, yang menghadap ke selatan, tidak menyentuh lantai dengan kakinya. Saksi I Gede B segera meminta bantuan tetangga untuk menurunkan korban.

Korban mengenakan baju kaos tanpa lengan berwarna kuning biru merah putih hitam dengan tulisan “JOA 89” dan celana pendek berwarna cokelat pada saat ditemukan dalam keadaan tergantung diri. “Keluarga korban menyebutkan bahwa motif dari tindakan tragis ini adalah masalah ekonomi yang dihadapi oleh korban,”

Dari hasil pemeriksaan dilakukan oleh Dokter Puskesmas 1 Negara, dan Tim Inafis Polres Jembrana, mengungkapkan beberapa temuan. Korban memiliki tinggi 174 cm, rambut hitam ikal dengan panjang 3 cm. Pada tubuh korban, ditemukan bekas jeratan di leher, kaku pada leher, lengan, dan jari, serta lebam pada leher dan punggung. Selain itu, cairan bening juga keluar dari kelamin korban.

“Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkapnya.

Peristiwa tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan fakta-fakta terkait kejadian ini. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *