Ngurah Muliawan, Mantan Birokrat Yang Aktif Di Adat Kini Ingin Mengabdi Di Legislatif

Cyber Media News

Keterangan Foto : Ngurah Muliawan Saat Melaksanakan Kegiatan Bakthi Sosial
banner 120x600

Salah satu manfaat berorganisasi yang paling umum dirasakan adalah memperluas pergaulan dan mengasah kepemimpinan, inilah yang membuat Drs. I Gusti Kade Muliawan, MM tertarik terjun ke oraganisasi.

Organisasi pertama yang dimasuki adalah sebagai Pengurus Sekeha Teruna Duta Kencana lingk. Keladian di Kelurahan Dauh Waru. Saat itu tahun 1983 dia dipercaya sebagai Bendahara hingga tahun 1988.

Berlanjut kemudian menjadi Sekretaris LPM Kelurahan Dauhwaru, menjadi Pengurus PERADAH (Perhimpunan Pemuda Hindu) Kabupaten Jembrana, serta pendiri TK Paud canang Sari di bawah yayasan prdah, menjadi Pengurus PUSKOR (Pusat Kordinasi Hindunesia) Kabupaten Jembrana, menjadi Pengurus Kertadesa Desa Adat Dauhwaru, menjadi pengurus PHDI Jembrana dan semenjak pensiun aktif sebagai Pengurus Pengempon Pura Jagatnatha.

“Ya saya memang suka berorganisasi, selain memperbanyak kenalan dan relasi juga belajar leadership,” ujar Gusti Kade Muliawan yang biasa dipanggil Ngurah Muliawan.

Bapak empat anak ini mengawali karir di Pemerintah Kabupaten Jembrana, dengan menjadi tenaga kontrak di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Jembrana Th 1983 diangkat lulus tes Gubernuran Th 1986 sebagi Matri Tani kec. Mendoyo sekaligus sbg Kordinator PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Masih di dinas yang sama, tahun 1995 hingga 2003 menjadi Kasubsi Manajemen Usahatani Agribisnis. Kemudian di tahun 2003, Ngurah Muliawan dipercaya menjadi Sekretaris Lurah Dauhwaru tahun 2003 hingga 2005 sekaligus merangkap sekretaris LPM hingga 2019.

Karirnya kemudian berpindah ke Kantor Diklat Jembrana sebagai Kasi Pendidikan dan Pelatihan umum dari tahun 2005 hingga 2007. Lalu tahun 2007 hingga 2009 dia dipindah ke Kantor PMD sebagai Kasi Pemberdayaan masyarakat, merangkap Jandi PJO KAB/Pimpro PNPM, Sempat sebagai Kasi Rehabilitasi Hutan Dinas kehutanan, kemudian Ngurah Muliawan kembali ke Lembaga Pendidikan. Ia juga sempat menjadi PLT. Kasi Pembina SMA dan Ka. TU UPT Dinas Pendidikan Prov Bali hingga tahun 2018, akhirnya pensiun di tahun 2023 sebagai Ka Subag TU SMAN 1 Pekutatan.

“Karir saya memang lebih banyak dekat dengan masyarakat, baik di bidang pertanian, pemberdayaan masyarakat desa dan di bidang Pendidikan,” ujar Ngurah Muliawan yang merupakan alumni pasca sarjana Universitas Gajayana Malang.

Sejak pensiun sebagai PNS di tahun 2022, Drs. I Gusti Kade Muliawan, MM memantapkan diri bergabung dengan partai politik yaitu Partai Demokrat untuk menuju ladang pengabdian baru, jika terpilih sebagai anggota legislatif.

“Pengalaman saya di eksekutif menjadi modal saya untuk melanjutkan pengbadian baru jika terpilih menjadi anggota legislative, saya mohon doa dan dukungannya,” pungkas Ngurah Muliawan. (!)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *