Melihat Lebih Dekat Keberhasilan Inovasi Pembangunan Kawasan Timur Indonesia

banner 120x600

Lantai II Hotel Harper Kota Kupang, tempat dilaksanakannya konferensi pers menjadi saksi persiapan penyelenggaraan Festival Forum Kawasan Timur Indonesia ke IX, yang akan dilaksanakan di Kupang NTT selama dua hari 26-27 Juli 2023.

Kegiatan ini diprakarsai oleh yayasan BaKTI bekerjasama dengan Pemprov NTT dan Pemkot Kupang.

Adapun tema yang diusung pada Festival kali ini adalah, Kolaborasi, Inovasi dan Pembangunan Berkelanjutan.

Festival FKTI adalah sebuah event perayaan keberhasilan dan inovasi pembangunan di Indonesia ” dalam festival ini akan ditampilkan kisah sukses dan cerdas terkait berbagai program yang dikerjakan pemerintah di kawasan Timur Indonesia” tegas Mohammad Yusran Laitupa, Direktur Eksekutif Yayasan BaKTI.

Lebih lanjut Laitupa juga menegaskan, merayakan keberhasilan pembangunan adalah hal yang perlu dilakukan, dengan kegiatan ini kita bisa menghargai setiap hasil kerja keras diberbagai bidang dalam ragam pembangunan.

Ada tiga hal penting yang dikedepankan dalam festival ini yaitu,

1.Panggung inspirasi

Yang akan menampilkan praktik cerdas dari banyaknya inisiatif serta inovasi pembangunan di kawasan Timur Indonesia.

2. Galeri Informasi dan pameran foto

Ini merupakan ajang bagi para pelaku pembangunan dari seluruh Indonesia untuk menampilkan sudut potret perjuangan mereka dalam upaya mewujudkan pembangunan, baik dari lembaga instansi yang akan turut memamerkan karya mereka yaitu, DFAT Australia, UMKM Binaan Dekranasda, Bank NTT, Unicef Indonesia, WFI, Mercy Corps Indonesia-NZMATES, British Council, USAID Erat, Wiliam dan Lily Foundation dan masih banyak lagi.
Kegiatan diakhiri dengan sajian malam budaya

3. Side events dan malam budaya

Tercatat ada 17 acara diskusi yang nantinya akan mengangkat ragam dan berbagai upaya dalam mewujudkan pembangunan yang berhasil dilaksanakan di kawasan Timur Indonesia.

Sementara itu Ketua Pokja Festival FKTI, Prof.Ir.Hj. Winarni Dein Monoarfa, MS
Saat didepan para awak media yang hadir dalam konferensi pers tersebut menyebut, kolaborasi inovasi dan pembangunan berkelanjutan merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan di kawasan Timur Indonesia.

Kegiatan konferensi pers juga diwarnai sesi tanya jawab serta mendengarkan masukan para wartawan dari berbagai media yang hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *