Maling Satroni Pura Desa Lan Puseh Dauhwaru

Keterangan Foto : Maling Satroni Pura Desa Lan Puseh Dauhwaru
banner 120x600

Patut kembali waspada, lantaran aksi pencurian di tempat suci masih saja terjadi. Dimana, hari ini maling telah beraksi untuk melakukan pencurian di Pura Desa Lan Puseh Desa Adat Dauhwaru Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana Provinsi Bali, pada Selasa (21/11).

Jro Bendesa Adat Dauhwaru, I Nengah Rinata menerangkan, bahwa aksi pencurian diketahui tadi pagi oleh Pemangku Pura Desa Lan Puseh.

“Maling diduga beraksi menggunakan linggis yang ada diletakkan di bagian belakang bangunan Gedong Simpan Busana yang biasanya digunakan untuk keperluan saat Pujawali, untuk mencongkel kotak Dana Punia, namun karena isinya kosong, sehingga maling tersebut tidak mendapatkan apapun dari kotak tersebut”, jelas Rinata.

Lebih lanjut dikatakannya, maling kemudian mengambil Setbox TV Digital dengan harga sekira Rp300.000,- yang merupakan punia dari warga bernama I Gusti Kade Mulyawan, sementara TV Digital bantuan dari Bupati Jembrana tidak berhasil dicuri lantaran berbaut permanen.

“Kejadian pencurian ini telah kami laporkan ke Polsek Kota Jembrana. Adapun terkait tindak lanjut upacara penyucian kembali terhadap Pura atas aksi pencurian yang terjadi, kami akan membuat paruman terlebih dahulu, apakah akan langsung dilakukan atau menunggu bersamaan dengan saat Piodalan, karena Piodalan di Pura ini juga sudah dekat”, imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Kota Jembrana IPDA Ricard Damianus Pengan membenarkan kejadian tersebut. Dimana aksi pencurian di Pura Desa Lan Puseh Desa Adat Dauhwaru ini, baru diketahui sejak tadi pagi sekira pukul 09.00 WITA.

“Belum diketahui siapa pelakunya, kami masih melakukan olah TKP dan upaya penyelidikan lebih lanjut. Dimana, maling diduga masuk dengan cara meloncat pagar sebelah utara tembok Pura Desa Lan Puseh Dauhwaru, melalui pohon kamboja yang posisinya berdekatan dengan tembok pura tersebut, lantaran pada hiasan sisi tembok itu ada bagian yang pecah”, papar Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, terkait simpang siurnya isu bahwa diantaranya barang yang hilang dari Pura itu adalah Pratima, itu sama sekali tidak benar.

“Jadi, kami tegaskan disini tidak ada Pratima yang hilang. Adapun barang yang dicuri oleh maling hanya Setbox TV Digital saja dan maling berusaha mencongkel kotak Dana Punia, akan tetapi tidak mendapatkan apapun karena kotak itu dalam keadaan kosong”, tegas Kapolsek.

Namun begitu, Kapolsek Kota Jembrana tetap menghimbau agar siapapun dan dimanapun harus selalu waspada, supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti aksi pencurian, perampokan, dan sebagainya. (!)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *