Kemenhub Tetapkan Tarif Ojek Online 2023 di Tiga Zona, Para Driver Mulai Terdampak!

Cyber Media News

Keterangan Foto : Kemenhub Tetapkan Tarif Ojek Online 2023 di Tiga Zona, Para Driver Mulai Terdampak!
banner 120x600

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia mengalami penurunan pendapatan yang cukup drastis belakangan ini. Beberapa bahkan hanya mendapatkan penghasilan sebesar Rp10 ribu hingga Rp100 ribu per hari, bahkan ada yang tidak mendapatkan penghasilan sama sekali dalam sehari beroperasi.

Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan wewenang kepada gubernur untuk menentukan tarif ojol di masing-masing daerah. Perusahaan aplikasi Gojek, yang merupakan salah satu platform ojek online terkemuka, menyatakan bahwa mereka selalu patuh pada regulasi pemerintah dan berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi guna berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Aturan terkait tarif ojol telah tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor untuk Kepentingan Masyarakat yang dilakukan melalui aplikasi.

Dalam keputusan tersebut, tarif ojol dibagi menjadi tiga zona, yaitu:

1. Zona I: Meliputi Sumatera dan sekitarnya; Jawa dan sekitarnya selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi; serta Bali. Tarif batas bawah di zona ini sebesar Rp2.000/km, batas atas sebesar Rp2.500/km, dan tarif minimal berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000.

2. Zona II: Meliputi wilayah Jabodetabek. Tarif batas bawah di zona ini sebesar Rp2.500/km, batas atas sebesar Rp2.800/km, dan tarif minimal berkisar antara Rp10.200 hingga Rp11.200.

3. Zona III: Meliputi wilayah Kalimantan dan sekitarnya; Sulawesi dan sekitarnya; Kepulauan Nusa Tenggara dan sekitarnya; Kepulauan Maluku dan sekitarnya; serta Papua dan sekitarnya. Tarif batas bawah di zona ini sebesar Rp2.300/km, batas atas sebesar Rp2.750/km, dan tarif minimal berkisar antara Rp9.200 hingga Rp11.000.

Diharapkan dengan penetapan tarif ojol yang jelas dan berimbang, para pengemudi akan mulai merasakan dampak positif pada pendapatan mereka. Namun, perlu diingat bahwa kesejahteraan para pengemudi ojol tidak hanya tergantung pada tarif, tetapi juga pada kondisi lalu lintas, jumlah permintaan layanan, dan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi jumlah order yang diterima oleh para pengemudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *