Bupati Tamba Membuka Lomba Senam Lansia dengan Fokus Utama pada Kesehatan dan Kebahagiaan

Cyber Media News

Keterangan Foto : Bupati Tamba Membuka Lomba Senam Lansia dengan Fokus Utama pada Kesehatan dan Kebahagiaan
banner 120x600

Sebanyak 1.020 lansia se-Kabupaten Jembrana mengikuti lomba senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang digelar di GOR Kresna Jvara, Selasa (8/8/2023).

Dibuka secara langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, lomba senam tersebut menjadi serangkaian dari perayaan Hari Ulang Tahun Kota Negara ke-128 dan Kemerdekaan RI ke-78.

Bupati I Nengah Tamba menyampaikan kegiatan ini bentuk kampanye kesehatan untuk mendorong hidup aktiif, bahagia, dan sehat di kalangan lansia.

“Lansia yang sehat dan produktif, berperan sebagai agen perubahan dilingkungan keluarga dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat,” ucapnya.

Untuk itu, Bupati berpesan kepada para lansia agar tetap rutin berolahraga sehingga tercipta tubuh yang sehat dan bugar. Seluruh peserta juga diminta contonue dalam berolahraraga, tidak hanya saat lomba.
“Umur boleh bertambah, namun bapak ibu penglisir sami (tetua semua) tetap semangat untuk bersama-sama membangun Jembrana. Tiang juga memohon doa dan dukungan agar bisa melaksanakan tugas mewujudkan Jembrana Emas 2026,” tandasnya.

Disisi lain, Ketua TP PKK Jembrana, Ny. Candrawati Tamba mengatakan selain memeriah HUT Kota Negara dan HUT Republik Indonesia, perlombaan diharapkan mempererat rasa kekeluargaan para lansia se-Kabupaten Jembrana, tetap dalam keadaan sehat dan bahagia .

Semangat itu juga mesti tertular kepada para lansia agar tetap aktif di masa tua.

“Kita ingin berbagi kebahagiaan dengan para lansia, salah satunya ya lewat kegiatan ini. Dan bisa kita lihat sendiri antusiasnya sangat luar biasa, 1000 lebih peserta ikut memeriahkan,” ungkapnya.

Puluhan hadiah disiapkan bagi para lansia dengan penampilan terbaik. Penilaian mulai dari ketepatan gerak, mimik wajah yang ceria dan terpenting semangtnya.

“Sekali lagi marilah bersama-sama menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi lansia, sehingga mereka dihargai dan dicintai oleh seluruh komunitas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *