Bupati Jembrana Instruksikan Kepala Puskesmas Optimalkan Program JKJ Plus

Pers Nasional

Keterangan Foto : Bupati Jembrana Instruksikan Kepala Puskesmas Optimalkan Program JKJ Plus
banner 120x600

Jembrana – Puskesmas adalah ujung tombak pelayanan dan pembinaan kepada kesehatan masyarakat di kecamatan, sehingga keberadaannya sangat penting dan strategis dalam menunjang program pemerintah dalam bidang kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana, I Nengah Tamba saat memberikan arahan kepada seluruh Kepala Puskemas se-Kabupaten Jembrana di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Senin (21/1).

“Puskesmas harus memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal sehingga masyarakat merasa terlayani dengan baik. Karena Puskesmas adalah ujung tombak pelayanan kesehatan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Dengan begitu, kepala Puskesmas sebagai pemimpin di unit kerjanya harus ada pergerakan, kualitas layanan dan berinovasi untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

“Jembrana telah memiliki program JKJ Plus. Adanya program JKJ Plus untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tolong itu dioptimalkan lagi seperti home care, emergency medical service, dan aplikasi med care untuk konsultasi kesehatan online sehingga betul-betul dirasakan masyarakat secara luas,” ucap Bupati Tamba yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Made Dwipayana.

Lebih lanjut, Bupati Tamba menegaskan Pemkab Jembrana juga memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan zero new stunting (nol kasus stunting baru).

Untuk mewujudkan zero new stunting di Jembrana, ia meminta semua pihak harus totalitas dan kepala Puskesmas menjadi motor penggeraknya.

“Kita sekarang ini sudah program BAAS untuk pengentasan kasus stunting, dan itu sudah berjalan dengan baik. Jangan sampai ada kasus baru, kepala Puskesmas harus bahu-membahu dengan camat, UPTD yang lain, perangkat desa untuk mengawal agar zero new stunting bisa terwujud,” katanya.

Terakhir, Bupati Tamba juga menyampaikan kualitas sumber daya tenaga kesehatan terus ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan.

“Hal itu amat penting sehingga pelayanan kesehatan pada masyarakat semakin optimal di masa mendatang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *