Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 Duta Kabupaten Jembrana Tampilkan Beragam Kesenian Unggulan

Keterangan Foto : Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 Duta Kabupaten Jembrana Tampilkan Beragam Kesenian Unggulan
banner 120x600

Jembrana – Kabupaten Jembrana kembali ambil bagian dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 dengan mengirimkan duta-duta kesenian terbaik untuk tampil dalam berbagai agenda yang digelar di Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar.

Keikutsertaan Duta Kabupaten Jembrana diawali melalui pembukaan dan Peed Aya (Pawai) PKB, kemudian berlanjut dengan berbagai pementasan, parade, hingga perlombaan yang berlangsung sepanjang pelaksanaan PKB.

Sejumlah kesenian unggulan yang ditampilkan di antaranya Parade Joged Bungbung Tradisi yang dibawakan Sekaa Joged Bungbung Klasik Siti Dharma Harta dari Desa Yeh Embang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Sekaa Joged Mubu Intan Kusuma dari Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, serta Sekaa Joged Bungbung Duta Suara dari Desa Manistutu, Kecamatan Melaya.

Jembrana juga mengikuti Lomba Gender Wayang melalui Sanggar Semara Lango dan Sanggar Laras Jinah, serta Lomba Baleganjur Remaja yang diwakili Sanggar Seni Kresna Candika Arbhinus dari Desa Nusasari, Kecamatan Melaya.

Selain itu, Duta Jembrana turut tampil dalam Parade Busana Adat Khas Kabupaten/Kota se-Bali, Parade Gong Kebyar Anak-anak yang dibawakan Sanggar Seni Kumara Widya Suara dari Desa Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Lomba Taman Penasar melalui Sanggar Seni Harum Arta Gita dari Desa Baluk, Kecamatan Negara, Parade Gong Kebyar Wanita oleh Sanggar Gong Kebyar Wanita Kusuma Sari dari Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Parade Gong Kebyar Lelakian oleh Sanggar Seni Ghora Yowana Budaya dari Desa Lelateng, Kecamatan Negara, serta Parade Gong Kebyar Dewasa yang dibawakan Sekaa Gong Kebyar Widya Taruna dari Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo.

Jembrana juga menghadirkan Rekasadana Jegog Mekepung yang dibawakan Paguyuban Jegog Pring Agung, sebelum menutup rangkaian penampilan melalui pementasan Drama Gong Tradisi oleh Sanggar Bhurby dari Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana.

Kabid Kesenian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, I Putu Adi Arianto, S.Sos., atas seizin Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, SE, MM, menjelaskan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebagai leading sektor Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam keikutsertaan pada PKB tahun ini menampilkan sebanyak 13 jenis kesenian.

Menurutnya, keikutsertaan tersebut mencakup berbagai kategori, mulai dari pementasan (pekebah), rekasadana atau pagelaran, utsawa atau parade, hingga wimbakara atau lomba. Seluruh penampilan merupakan hasil pembinaan dan seleksi yang dilakukan untuk menghadirkan potensi seni terbaik yang dimiliki Kabupaten Jembrana.

Pada kategori rekasadana, Jembrana mengangkat tema “Khazanah Jegog Tempo Dulu” melalui pertunjukan Jegog yang bertujuan merekonstruksi kembali bentuk kesenian Jegog klasik yang kini mulai jarang dipentaskan. Melalui pementasan tersebut diharapkan masyarakat dapat kembali mengenal sekaligus melestarikan warisan budaya khas Jembrana.

Sementara pada kategori utsawa, Jembrana mengikuti Parade Gong Kebyar Dewasa, Parade Gong Kebyar Wanita, dan Parade Gong Kebyar Anak-anak. Sedangkan pada kategori wimbakara, Jembrana berpartisipasi dalam Lomba Baleganjur Remaja, Lomba Gender Wayang, serta Lomba Taman Penasar. Selain itu, secara khusus Jembrana juga menampilkan Pagelaran Drama Gong Kebyar bertajuk “Yeh Kuning”.

I Putu Adi mengatakan seluruh rangkaian keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya daerah, sekaligus memberikan ruang bagi para seniman untuk terus berkarya dan menampilkan kreativitasnya di ajang PKB.

Ia berharap dukungan terhadap pengembangan kesenian di Kabupaten Jembrana dapat terus meningkat, baik melalui perhatian maupun dukungan anggaran, sehingga pembinaan terhadap para seniman dapat berjalan lebih optimal.

“Kami berharap ke depan semuanya bisa lebih baik, mampu memenuhi harapan para seniman, serta semakin memperkuat peran Pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai pengampu kesenian daerah. Harapan kami, Jembrana selalu tampil baik dan dari tahun ke tahun semakin baik, baik dari segi kualitas penampilan maupun jumlah keikutsertaan, tentunya tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” pungkasnya. (!)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *