Jembrana – Lingkungan Asih Gang 07, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, mewakili Kecamatan Melaya dalam ajang Lomba Gang Hijau Tingkat Kabupaten Jembrana Tahun 2026. Kegiatan penilaian berlangsung pada Kamis (4/6/2026) pukul 09.00 Wita dan dihadiri sekitar 50 undangan dari unsur pemerintah daerah, instansi terkait, aparat keamanan, serta masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Kabupaten Jembrana, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pertamanan dan Kebersihan Kabupaten Jembrana, Kepala Bidang terkait, Sekretaris Camat Melaya, Lurah Gilimanuk, jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Tim Penilai Gang Hijau Kabupaten Jembrana, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Puskesmas II Melaya, Ketua dan anggota LPM, para kepala lingkungan, Linmas, Ketua RT, serta tokoh dan warga Lingkungan Asih.
Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadi Kusuma, SE., MM., menjelaskan bahwa kegiatan lomba dibuka oleh Sekretaris Camat Melaya, I Kade Arianta, SE., M.Si. Dalam sambutannya, Sekcam Melaya menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme masyarakat Lingkungan Asih dalam mempersiapkan diri mengikuti lomba gang hijau tingkat kabupaten.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah bergotong royong dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Semangat kebersamaan seperti ini menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Jembrana, Drs. I Gede Sujana, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba gang hijau tidak hanya bertujuan untuk mencari pemenang, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
“Melalui lomba ini kami mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, termasuk membuat teba modern maupun tradisional di lingkungan rumah, instansi, maupun balai lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat budaya gotong royong dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Usai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan proses penilaian oleh tim penilai Kabupaten Jembrana terhadap berbagai kategori yang telah ditetapkan. Penilaian meliputi aspek kebersihan lingkungan, penghijauan, pengelolaan sampah, pemanfaatan lahan pekarangan, hingga partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Lingkungan Asih, Dedy Rahmadi, menjelaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan oleh warga secara swadaya untuk menghadapi lomba tersebut.
“Ada beberapa aspek yang menjadi fokus penilaian, di antaranya penataan ruang hijau lingkungan, pemanfaatan tanaman produktif, serta sistem pemilahan sampah organik dan anorganik. Semua ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong warga,” ungkapnya.
Dedy berharap partisipasi dalam lomba ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan.
“Harapan kami, apa yang sudah dibangun bersama ini dapat terus dipertahankan. Lingkungan yang bersih dan hijau akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan masyarakat serta menjadi contoh bagi wilayah lainnya di Kabupaten Jembrana,” pungkasnya.






